Pengalaman Investasi Tabungan Emas di Pegadaian

3 min read

Outlet Pegadaian Purwokerto

Pengalaman Investasi Tabungan Emas di Pegadaian– Pada pertengahan 2019 saya terpikir untuk mencoba bisnis investasi. Saat itu, saya memang memiliki modal yang banyak, dan kebetulan modalnya sedang tidak dibutuhkan untuk keperluan memutar uang bisnis saya yang lain. Sehingga sangat cocok diinvestasikan daripada ditabung di bank.

Namun sebelum saya berinvestasi, saya memikirkan dahulu, mau investasi dimana, dan bagaimana. Nah pada saat itu saya mulai belajar apapun tentang investasi. Mulai dari saham, emas, reksadana, obligasi, dan lain sebagainya.

Memilih Investasi

Hingga pada akhirnya saya jatuh cinta kepada investasi saham, dan pada saat itu saya mempelajari semuanya tentang saham. Seperti cara memilih saham (analisa), cara mendaftarnya, prosesnya seperti apa, dan masih banyak lagi. Saat itu saya berkonsultasi dengan teman SMP saya yang dimana dia juga memiliki otak hampir seperti saya, dan saya juga berkonsultasi ke ayah saya.

Btw saya masih umur 16 tahun, dan alhamdulillah sudah berpenghasilan tetap di atas 700$ setiap bulannya dengan bekerja sebagai publisher AdSense, advertiser, reseller barang import, dan developer website.

Stonks
Stonks Moment

Lanjut ke topik ya, hehe. Nah pada saat itu, teman saya mendukung 100% kalau lebih baik di saham daripada yang lain. Namun, ayah saya melarangnya, kata beliau investasi saham memiliki resiko yang besar dan dia takut kalau saya loss dalam jumlah besar.

Mungkin ayah saya melarang karena dia mengira saya akan membeli saham gorengan yang mungkin naik turun secara fluktuatif. Dia takut kalau saham saya turun dan tidak ada yang beli, sehingga semua modal saya hilang. Padahal saya memiliki planning untuk berinvestasi di saham Blue chip dan sistemnya jangka panjang, bukan membeli saham gorengan yang beli saat murah dan jual waktu mahal (trading).

Alhasil saya membatalkan niat untuk investasi saham, karena saya akan kesulitan jika tidak ada dukungan orang tua. Seperti tidak bisanya membuat akun sekuritas, karena saya masih di bawah umur yang pasti membutuhkan bantuan orang tua untuk proses pendaftaran.

Mereka menyarankan saya untuk investasi reksadana atau emas saja. Saat itu saya mulai mempelajarinya, dan pada akhirnya saya memilih investasi emas daripada reksadana. Karena bagi saya reksadana berarti dana kita dihimpun dan dikelola oleh manajer investasi untuk berinvestasi saham. Lah kalau begitu lebih baik langsung ke saham dong ya, lagian saya untuk jangka panjang, hanya memerlukan sedikit analisa fundamental perusahannya.

Tabungan Emas Pegadaian

Akhirnya saya mengambil investasi emas, saya mencoba ini karena tertarik dengan ajakan para master, dan saran orang terdekat. Emas merupakan investasi terbaik, karena emas tidak terkena inflasi seperti mata uang lainnya. Pada saat itu saya memulai investasi emas melalui Pegadaian.

Sekilas

Pegadaian adalah solusi tepat untuk berinvestasi emas secara cepat, mudah, aman dan dalam skala kecil. Disana Anda bisa menginvestasikan atau menabung emas mulai dari Rp5000,. Untuk membuka tabungan emas pun bisa dibilang cukup mudah, bisa melalui outlet Pegadaian terdekat atau lewat aplikasi digitalnya.

Saat itu saya mendaftar melalui aplikasi Pegadaian Digital yang bisa Anda download di Play Store. Prosesnya sangat mudah dan cepat, saat itu saya membuka rekeningnya memakai dokumen passport. Dikarenakan saya masih di bawah umur sehingga tidak bisa mendaftar dengan KTP.

Untuk informasi lengkap tentang pendaftaran dan pembukaan tabungan emas Pegadaian, Anda bisa buka link resminya di sini.

Biaya

Untuk biaya yang saya keluarkan saat membuka tabungan emas Pegadaian melalui aplikasi, saya hanya membayar Rp52.500,. Yang dimana Rp50.000,. akan dimasukan ke dalam saldo tabungan emas, dan Rp2.500,. adalah biaya admin. Untuk harga segitu sudah sangat murah, Anda sudah bisa mendapatkan buku tabungan dan saldo emas 50K atau sekitar 0,07 gram emas pada saat ini.

Buku Tabungan Emas Pegadaian

Selain biaya pendaftaran yang gratis, melalui aplikasi digitalnya kita juga tidak dikenakan biaya transaksi, dan diberikan fasilitas penitipan emas secara gratis pada tahun pertama. Sangat waw, bukan?

Hal tersebut akan berbeda jika Anda membuka tabungan emas langsung melalui outlet. Biasanya akan dikenakan biaya yang lebih mahal daripada lewat aplikasi digitalnya. Semua tergantung selera Anda ingin bergabung melalui metode apa. Untuk rincian biaya, Anda bisa membacanya di sini.

Review

Jika Anda bertanya apakah saya menyarankan untuk membuka tabungan emas di Pegadaian, maka akan saya jawab YA. Karena ini merupakan solusi termudah untuk menjaga aset kekayaan yang kita punya. Tapi apakah harus di Pegadaian?

Kalau ditanya seperti itu, sepertinya disesuaikan dengan kebutuhan dan selera Anda. Karena menabung emas di Pegadaian ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya antara lain; bisa membeli emas dengan skala kecil, lebih aman dan praktis, dan mudah dicairkan.

Sesuai dengan pengalaman menabung emas di Pegadaian, kekurangan yang saya dapati antara lain; ada berat minimal untuk dicairkan, harga kurs jual dan beli emas ditentukan oleh Pegadaian, yang dimana pasti lebih mahal daripada beli emas langsung, dan juga adanya biaya admin fasilitas penitipan.

Jadi semua itu tergantung selera Anda, saya tidak bisa memaksakan Anda untuk ikut, ataupun melarang Anda untuk menabung emas. Oh ya, sebenarnya namanya bukan investasi emas ya, kita membeli emas bukan untuk diinvestasikan. Melainkan untuk menabung dan menjaga aset kekayaan kita, agar aset kita tidak tergerus oleh inflasi.

Penutup

Saya pikir cukup sudah catatan pribadi saya tentang pengalaman menabung emas di Pegadaian. Mohon maaf apabila ada kesalahan penjelasan materi, karena saya masih kelas 2 SMA, yang dimana ilmu tentang finansial tidak begitu banyak seperti Anda semua. Artikel ini hanya diary kecil agar saat besar nanti saya tidak lupa tentang masa-masa kecil saya. Sekian dari saya, terima kasih.